Setiap Anak Dilahirkan Dalam Keadaan Fitrah

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda:

“Setiap anak itu dilahirkan dalam keadaan fitrah lalu kedua orang tuanyalah yang menjadikannya sebagai seorang yahudi, nasrani dan majusi. Apabila kedua orang tuanya muslim, maka anaknya pun akan menjadi muslim. Setiap bayi yang dilahirkan dipukul oleh syetan pada kedua pinggangnya, kecuali Maryam dan anaknya (Isa).

(HR. Muslim)

Rasulullah Membuang Cincin

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam membuat cincin dari emas lalu memakainya di jari tangan kanan. Setelah itu beliau duduk di atas mimbar dan bersabda: “Sesungguhnya Aku telah mengenakan cincin ini di jari tangan kananku.” Kemudian beliau membuang cincinnya, lantas orang-orang ikut membuang cincin mereka.” Ia berkata, “Dalam bab ini juga ada hadits dari Ali, Jabir, Abdullah bin Ja’far, Ibnu Abbas, ‘Aisyah dan Anas.” Abu Isa berkata, “Hadits Ibnu Umar ini derajatnya hasan shahih. Telah diriwayatkan pula dari Nafi’ dari Ibnu Umar dari jalur lain seperti hadits tersebut. Namun dia tidak menyebutkan bahwa Rasulullah mengenakan cincin pada jari tangan kanannya.”

(HR. Tirmidzi)

Lari Kecil Disekeliling Ka’bah

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada para sahabatnya ketika hendak memasuki kota Makkah guna mengerjakan umrah setelah dilakukannya perjanjian Hudaibiyah, ‘Sesungguhnya kaum kalian besok akan melihat kalian. Maka perlihatkanlah kekuatan kalian pada mereka.’ Ketika mereka memasuki Masjidil Haram, mereka lantas mengusap rukun (Hajar Aswad) dan berlari-lari kecil disertai Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang bersama mereka. Dan ketika sampai pada rukun Yamani, mereka berjalan sampai rukun Hajar Aswad, kemudian berlari-lari kecil lagi hingga mencapai rukun Yamani. Kemudian mereka berjalan lagi Hingga Hajar Aswad. Dan itu dilakukan tiga kali. Kemudian mereka berjalan di empat putaran yang tersisa.”

(HR. Ibnu Majah)