Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
“Seorang wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya, maka pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung.”
(HR. Muslim)
Seorang laki-laki menceraikan istrinya dengan talak tiga, lantas istrinya menikah dengan laki-laki lain, kemudian suami kedua menceraikannya sebelum menggaulinya, lantas suami pertama ingin menikahinya lagi,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya mengenai hal itu, maka beliau menjawab: “Tidak boleh, sampai suami yang kedua mencicipi madunya sebagaimana suami pertama merasakan madunya.”
(HR. Muslim)
IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Ada tiga perkara yang jika terdapat pada diri seseorang akan mendapatkan manisnya iman: Barangsiapa yang menjadikan Allah dan RasulNya lebih dia cintai daripada selain keduanya, dia mencintai seseorang hanya karena Allah, membenci kembali kepada kekafiran setelah Allah menyelamatkannya dari azabnya sebagaimana dia membenci untuk dilemparkan ke dalam api neraka.”
(HR. Tirmidzi)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:
“Ada seorang laki-laki berkata, ‘Malam ini, aku benar-benar akan bersedekah.’ Maka laki-laki itu pun keluar membawa sedekahnya, dan disedekahkannya kepada wanita pelacur. Esok harinya, orang-orang pun mengatakan bahwa tadi malam ada pelacur yang diberi sedekah. Maka laki-laki itu berdoa, ‘Ya Allah, segala puji bagi-Mu yang telah mentakdirkan sedekahku jatuh di tangan pelacur. Aku akan bersedekah lagi.’ Ia pun pergi dengan membawa sedekahnya, lalu diberikannya kepada orang kaya. Esok harinya, orang-orang pun membicarakannya bahwa tadi malam ada orang yang memberi sedekah kepada orang kaya. Maka laki-laki itu pun berkata, ‘Ya Allah, Untuk-Mulah segala puji, karena Engkau telah menjadikan sedekahku jatuh di tangan orang yang kaya, aku akan bersedekah lagi.’ Kemudian ia pergi lagi dengan membawa sedekahnya dan diberikannya kepada pencuri. Esok harinya, orang-orang pun membicarakannya, bahwa tadi malam ada orang yang bersedekah kepada pencuri. Laki-laki yang bersedekah itu pun berujar, ‘Segala puji bagi Allah yang telah mentakdirkan sedekahku jatuh pada pelacur, kepada orang kaya, dan kepada pencuri.’ Kemudian laki-laki itu didatangi malaikat seraya berkata, ‘Sedekahmu telah diterima oleh Allah. Adapun shadaqahmu yang jatuh ke tangan perempuan pelacur, semoga ia berhenti dari perbuatan melacur, yang jatuh kepada orang kaya semoga dia menyadari dirinya dan bersedekah pula, sedangkan yang jatuh kepada si pencuri, semoga ia berhenti mencuri.”
(HR. Muslim)
IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Apabila seorang laki-laki memanggil isterinya ke ranjangnya mengajak melakukan hubungan badan, kemudian sang istri menolak dan tidak datang kepadanya sehingga suaminya melewati malam Tidur dalam keadaan marah, maka Malaikat akan melaknatnya hingga pagi.”
(HR. Abu Daud)
IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُبْطِلُوْا صَدَقٰتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْاَذٰى ۙ كَالَّذِيْ يُنْفِقُ مَالَهٗ رِئَآءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ ؕ فَمَثَلُهٗ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَاَصَابَهٗ وَابِلٌ فَتَرَكَهٗ صَلْدًا ؕ لَا يَقْدِرُوْنَ عَلٰى شَيْءٍ مِّمَّا كَسَبُوْا ؕ وَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْـكٰفِرِيْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menginfakkan hartanya karena riya (pamer) kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari Akhir. Perumpamaannya (orang itu) seperti batu yang licin yang di atasnya ada debu, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, maka tinggallah batu itu licin lagi. Mereka tidak memperoleh sesuatu apa pun dari apa yang mereka kerjakan. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.
(QS. Al-Baqarah: Ayat 264)
Jangan Lupa Juga Baca Al-Quran & Hadits Beserta Artinya, Jika Memang Belum Mampu Menafsir, Mengaji Dengan Guru/Ustadz Yang Lurus Sangat Dianjurkan. Bagaimana Mengetahui Ustadz atau Kyai Itu lurus?
– Selalu cek ceramahnya, ada dalilnya nggak.
– Ingat, Pedoman Umat Islam itu cuma 2, Yaitu Alqur’an & Hadits.
Kebanyakan orang selalu berfikir jika orang kaya adalah orang yang banyak rezekinya.
Padahal Jika semakin banyak harta akan semakin lama seseorang masuk surga, disebabkan oleh Hisab nya.
Harta orang kaya akan ditanya darimana ia mendapatkannya, dan untuk apa saja ia mengeluarkan hartanya.
Semua tidak akan luput di hari Peng Hisab an nanti.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
“Orang-orang miskin masuk surga 500 Tahun terlebih dahulu sebelum orang-orang kaya.”
(HR. Tirmidzi)
IG : @islam_nasehat
Blog : http://www.islam-nasehat.tk
“Kami pernah menyertai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam suatu perjalanan. Tiba-tiba, ada beberapa orang sahabat bertakbir dengan suara keras. Mendengar suara takbir yang keras itu,
Rasulullah pun berkata: ‘Saudara-saudara sekalian, rendahkanlah suara kalian! Sesungguhnya kalian tidak berdoa kepada Dzat yang tuli dan jauh. Tetapi kalian berdoa kepada Tuhan Yang Maha Mendengar dan Maha Dekat. Dia selalu beserta kalian.’
(HR. Muslim)